Blank On Computer
======Blank==On==Computer======

===========================
Selamat datang di Blank On Computer
===========================

=======================
Jangan lupa klik Pendaftaran ya
=======================

=========================================
Semua anggota baru masuk udah kami aktivkan akun nya .. Kalo ga bisa cek email silahkan buka 1 hari setelah pendaftaran .. =========================================


Terima kasih atas partisipasi kalian.. Moga Blank On Computer jadi Forum yg berguna bagi seluruh umat manusia ..


Blank On Computer Is Largest Forum Indonesia
 
IndeksPendaftaranLogin
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Online
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search

Share | 
 

 Perjanjian Alam Kubur

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Ilmy Koncek
Administrator
 Administrator


Aquarius Jumlah posting : 130
Join date : 14.12.11
Age : 24
Lokasi : Padang, Sumatera Barat

PostSubyek: Perjanjian Alam Kubur    Fri Jan 20 2012, 22:37

Nama Neneng cukup terkenal di kawasan Tambun, Jawa Barat. Tak hanya itu,
wanita ini juga menjadi incaran para laki-laki yang berusaha untuk
mempersunting dirinya. Pasalnya, Neneng mempunyai kecantikan dan
keindahan tubuh yang sangat luar biasa. Bahkan di kampung Mabelan tempat
Neneng tinggal, ia mendapat julukan sebagai primadona desa. Sebagai
seorang sinden, Neneng sering kali mendapat panggilan untuk menghibur
diacara hajatan. Bermula hanya di daerah tempat ia tinggal, nama Neneng
mulai dikenal oleh banyak orang. Akhirnya hampir tiap malam ia harus
berkeliling dari satu desa ke desa yang lain untuk memberikan hiburan.
Kepiawaian Neneng dalam menari dan berjoget, memang patut diberi acungan
jempol. Sehingga tak heran jika dalam penampilannya, banyak laki-laki
yang nyawer (memberikan uang, red) sekadar untuk bisa berjoget dan
menyentuh tubuh Neneng yang sangat menggoda. Makin sering Neneng
menghibur, makin banyak laki-laki yang berusaha untuk mendapatkan cinta
dari Neneng. Setelah sekian lama hidup melajang, akhirnya Neneng membuka
pintu hatinya pada seorang pria yang sangat mencintainya. Sebut saja
pria itu Nandar. Singkat cerita, Nandar berhasil mempersunting Neneng
dan mereka membangun biduk rumah tangga yang sangat bahagia. Sayang
kebahagiaan yang mereka rasakan tak pernah terasa lengkap. Karena
setelah lima tahun menikah, mereka belum juga diberikan keturunan.
Merasa tak bisa mendapat apa-apa dari Neneng, akhirnya Nandar mulai
penebar pesona dengan wanita lain yang tak kalah cantik dengan istrinya.
Alhasil, perselingkuhan yang dilakukan oleh sang suami terdengar juga
ke telinga Neneng. Merasa kecewa, tak ada lagi kata sepakat dari mereka
berdua, akhirnya pasangan ini memilih untuk menentukan jalan hidupnya
sendiri-sendiri. Selanjutnya, Neneng menjalani hidup seorang diri. Meski
termakan oleh usia, namun kecantikan dan keindahan tubuh Neneng seakan
tak pernah luntur. Sehingga tak heran jika masih banyak para pria yang
berusaha untuk mendapatkan dirinya. Ini juga yang membuat dalam waktu
singkat, Neneng berhasil menemukan kembali seorang pria yang bisa
menjadi pendamping hidupnya, sebut saja pria beruntung itu bernama
Majid. Seorang pria yang berasal dari desa tetangga. Tak ingin membuang
waktu terlalu banyak, mereka memutuskan untuk sesegera mungkin
melangsungkan pernikahan. Saat hari paling bersejarah itu dilangsungkan,
Neneng mendapat sebuah bingkisan dari sang mantan suami. Karena masih
memiliki rasa cinta dengan suaminya, akhirnya bingkisan tersebut ia
simpan dengan hati-hati. Ketika para tamu mulai pulang satu persatu,
Neneng kembali teringat akan bingkisan yang diberikan oleh Nandar mantan
suaminya. Ketika bingkisan itu dibuka, hanya terdapat sebuah tusuk
konde yang sudah sangat usang. Ada sebuah kejadian yang cukup musykil
saat kotak tusuk konde itu dibuka, karena dari kotak tersebut keluar
kumpalan asap putih disertai bau kemenyan yang sangat menyengat hidung.
Ternyata asap itu minimbulkan dampak yang sangat dirasakan oleh Neneng.
Jika sebelumnya kedua belah matanya dapat melihat, saat itu hanya mata
sebelah kanan yang dapat melihat. Bahkan asap itu tidak saja membuat
matanya buta, tapi asap itu juga menyebabkan kondisi fisik Neneng kian
hari makin melemah. Karena sering sakit-sakitan, akhirnya Neneng
memutuskan untuk meninggalkan profesi sebagai seorang sinden. Berbagai
upaya penyembuhan mulai dilakukan oleh pasangan suami-isteri ini, tetap
saja haslinya tak pernah memuaskan. Namun dari sekian banyak paranormal
yang didatangi dapat ditarik kesimpulan kalau Neneng terkena guna-guna
yang dikirim oleh orang yang merasa sakit hati padanya. Konon orang yang
tega melakukan hal ini pada Neneng adalah mantan suaminya sendiri.
Mungkin Nandar masih mencintai Neneng, sehingga ia tidak rela jika
mantan istrinya membina rumah tangga dengan orang lain. Sayang rumah
tangga yang mereka bangun harus terlewat dengan cepat, karena takdir.
Majid yang sangat mencintai dan manyayanginya harus pergi meninggalkan
selama-lamanya, karena sakit yang tak kunjung sembuh. Rupanya kematian
sang suami membuat penyakit Neneng juga semakin parah, hingga pada
akhirnya Neneng menyusul jejak suami tercintanya. Masyarakat yang ketika
itu mendengar Neneng meninggal, segera berdatangan untuk mengurus
jenazahnya. Setelah proses memandikan sampai mensholatkan selesai, mayat
pesinden ini siap untuk di masukkan keliang kubur. Ketika semua telah
siap, tiba-tiba terjadi peristiwa yang sangat mengejutkan. Jenazah
Nenang yang tadinya terbujur kaku, tiba-tiba begerak kencang untuk
membuka tali poncong dan kain menyeliputi tubuhnya. Kejadian misterius
tersebut, tentu membuat para pengiring jenazah gempar. Bahkan apa pula
yang mengambil lankah seribu karena ketakukan. "Apa yang terjadi pada
diri saya?" ucap Neneng penuh keheranan. Ketika sadar kalau Neneng
benar-benar hidup, para pelayatpun kembali mengerubungi jenazah Nenang.
"Kami kira kamu sudah mati Neng. Penduduk sini telah siap untuk
memakamimu," ucap salah seorang pelayat. "Hah...siapa yang mati? Saya
masih hidup koq," tegas Neneng meyakinkan. Kejadian aneh yang lain,
dialami juga oleh pesinden ini. Jika sebelumnya mata sebelah kiri tak
bisa dipergunakan untuk melihat, saat itu semua telah kembali normal.
Begitu juga dengan keadaan fisiknya. Jika tadinya terlihat lemah, saat
itu Neneng terlihat sehat dan segar. Kejadian aneh yang dialami oleh
Neneng, tentu mengundang banyak pertanyaan bagi orang lain. Mereka ingin
mengetahui kisah yang dialami oleh penari sinden ini. "Semua rasanya
seperti mimpi. Saat itu, saya melihat ada sebuah cahaya yang terang
menyinari tubuh saya. Tak berapa lama, sinar terang itupun memudar.
Bersamaan dengan berlalunya sinar biru, muncul bayangan seorang
laki-laki yang sangat besar. Seperti membisikkan, bayangan itu
menjelasakan bahwa saya terkena guna-guna yang dikirim oleh Nandar.
Bayangan yang misterius itu juga bersedia membantu untuk mengusir
guna-guna itu dari tubuh saya dengan syarat, saya tak boleh menikah lagi
untuk selama-lamanya," kenangnya. Akhirnya sampai saat ini, keinginan
sosok misterius itu dipenuhi oleh Neneng. Dan ia dapat kembali menekuni
profesi sinden yang telah lama ditinggalkan.



Add



Facebook
[You must be registered and logged in to see this image.]
Kembali Ke Atas Go down
http://blank-on.yourme.net
 
Perjanjian Alam Kubur
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Blank On Computer :: Beranda :: Cerita Horor-
Navigasi: