Blank On Computer
======Blank==On==Computer======

===========================
Selamat datang di Blank On Computer
===========================

=======================
Jangan lupa klik Pendaftaran ya
=======================

=========================================
Semua anggota baru masuk udah kami aktivkan akun nya .. Kalo ga bisa cek email silahkan buka 1 hari setelah pendaftaran .. =========================================


Terima kasih atas partisipasi kalian.. Moga Blank On Computer jadi Forum yg berguna bagi seluruh umat manusia ..


Blank On Computer Is Largest Forum Indonesia
 
IndeksPendaftaranLogin
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Online
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search

Share | 
 

 Hantu Putih

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Ilmy Koncek
Administrator
 Administrator


Aquarius Jumlah posting : 130
Join date : 14.12.11
Age : 24
Lokasi : Padang, Sumatera Barat

PostSubyek: Hantu Putih    Fri Jan 20 2012, 22:36

Sudah sering kudengar cerita hantu. Berteriak atau mengambil langkah
seribu merupakan reaksi kebanyakan mereka yang bertemu dengannya. Juga
beberapa wanita yang melihat hantu secara refleks menutup mulut dengan
tangan, bukannya berteriak duluan.

Aku tumbuh dalam cerita hantu. Di mana-mana ada hantu, di bawah pohon
durian, di belakang rumah, di loteng, di atap, di dapur, pokoknya
dimana-mana ada hantu. Bila senja turun, kami tidak boleh keluar rumah.
Saat matahari mulai beristirahat adalah saat hantu mulai berkeliaran,
begitulah kata nenek tua yang tinggal tidak jauh dari rumah kami.

Sebelumnya aku sama sekali tidak pernah mengalami apa yang namanya
melihat hantu. Sampai suatu ketika, ketika sendirian di kost, akhirnya
bisa bercerita bagaimana rasanya melihat hantu. Akhir pekan, semua
penghuni kost pulang kampung, ada yang ke Cilacap, Ponorogo, Klaten, ada
juga yang hanya pulang ke Kota Gede. Meninggalkanku sendirian di kost.

Kamarku tidak layak disebut kamar. Hanya sebuah sekat tripleks di ruang
tamu yang cukup luas. Tripleks-nyapun tidak sampai ke plafon. Ada ruang
kosong setengah meter di bawah plafon, cukup untuk membiarkan cahaya
remang-remang masuk bila lampu sekat dimatikan.

Bukan kamar yang tepat untuk sebuah privasi, tetapi inilah kamar
termurah. Tidak apa-apa, aku datang ke sini untuk kuliah bukan mencari
privasi. Kadang terganggu juga dengan keributan di ruang tamu, apalagi
ketika ada acara bola. Kadang teman yang pacaran di ruang tamu suka
berbisik-bisik, biar tambah romatis. Sesuatu yang sangat mengganggu
konsentrasiku.

Malam sudah beranjak pukul setengah sebelas, dari tadi kantuk sudah
menyerang. Kumatikan lampu ruang tamu, namun tetap ada sedikit cahaya
masuk dari bagian depan rumah. Sebenarnya aku masih ingin terus menonton
televisi, tetapi besok harus bangun pagi-pagi. Ada yang harus aku
siapkan, sesuatu yang sangat tidak kusukai karena seharusnya bisa bangun
kapanpun mau besok pagi.

Bukan cuma hanya mampu membayar sebuah sekat di ruang tamu, akulah orang
termiskin di kost ini. Tidak banyak isi sekat ini, sebuah kasur warisan
kakak tingkat merupakan hartaku yang paling berharga. Aku mulai
membaringkan diri dan memejamkan mata sambil menghadap tembok,
membelakangi pintu.

Aku menyukai saat ketika berada di antara alam sadar dan alam bawah
sadar. Maksudnya saat ketika kita sudah mau tidur tetapi belum
benar-benar tidur. Biasanya pada fase ini suara sekecil apapun akan
membuat terbangun.

Sebuah suara kecil terdengar dan aku kembali ke alam sadar. Lalu membalikkan badan. Mencari sumber suara.

Reaksi orang melihat hantu? aku akhirnya mengalaminya sendiri.

Tubuhku langsung membeku, tanpa bisa bergerak. Bahkan darahpun mungkin
berhenti mengalir. Sama sekali tidak mampu bergerak, seolah-olah seluruh
tubuh menjadi lumpuh. Tidak ada refleks untuk berteriak. Jangankan
menggerakan mulut, merubah posisi yang sudah setengah berbalikpun tidak
mampu. Jika dalam film atau cerita silat Indonesia, saat itu aku berada
dalam keadaan tertotok oleh seorang jago silat aliran hitam.

Sesosok putih di balik pintu membuatku lumpuh seketika. Aku tidak tahu
berapa lama aku dalam posisi seperti ini. Pasti tidak terlalu lama, lalu
mata minusku mulai menyesuaikan diri dengan keremangan kamar. Sadar
sosok putih itu adalah jaket tergantung. kemarin aku menggantungnya
dengan cara bagian dalam yang berwarna putih berada di bagian luar.

Aku sudah merasakan bagaimana rasanya melihat hantu. Tidak seperti di
film atau di cerita, reaksi pertama melihat hantu: tubuh membeku
sehingga membentuk posisi tubuh yang aneh, darah berhenti mengalir, dan
tidak akan ada refleks untuk berteriak.



Add



Facebook
[You must be registered and logged in to see this image.]
Kembali Ke Atas Go down
http://blank-on.yourme.net
 
Hantu Putih
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Blank On Computer :: Beranda :: Cerita Horor-
Navigasi: