Blank On Computer
======Blank==On==Computer======

===========================
Selamat datang di Blank On Computer
===========================

=======================
Jangan lupa klik Pendaftaran ya
=======================

=========================================
Semua anggota baru masuk udah kami aktivkan akun nya .. Kalo ga bisa cek email silahkan buka 1 hari setelah pendaftaran .. =========================================


Terima kasih atas partisipasi kalian.. Moga Blank On Computer jadi Forum yg berguna bagi seluruh umat manusia ..


Blank On Computer Is Largest Forum Indonesia
 
IndeksPendaftaranLogin
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Online
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search

Share | 
 

 Dipergoki Hantu Penunggu Stasiun

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Ilmy Koncek
Administrator
 Administrator


Aquarius Jumlah posting : 130
Join date : 14.12.11
Age : 24
Lokasi : Padang, Sumatera Barat

PostSubyek: Dipergoki Hantu Penunggu Stasiun    Fri Jan 20 2012, 22:30

Kejadian ini dialami Lilis sekitar tahun 2001. Saat mana musim buah
rambutan sedang melimpah ruah. Lilis rupanya salah satu penggemar berat
buah-buahan yang hanya berbuah dalam satu musim ini. Nah, karena
kepincut dengan buah berambut ini, sampai-sampai dia mengalami kejadian
menyeramkan ini. Pada tengah malam ia ditemui gerombolan orang aneh yang
berjalan beriringan.
Seperti dituturkan Lilis dalam kisahnya, saat dia kemecer ingin
menikmati segar buah rambutan, pada tengah malampun tidak bakalan
membuatnya surut menikmati. Ia sudah berulang kali membeli pada tengah
malam, karena menunggu sampai suaminya yang bertugas sebagai satpam
pulang kerja.
Seperti malam itu, ia berdua bersama suaminya berniat untuk membeli buah
rambutan di daerah pinggiran kota. Tempat yang dituju adalah sebuah
sentra bongkar muat buah rambutan. Jarak tempuh dari rumahnya lumayan
jauh.
Namun karena sudah niatnya, Lilis tetap berangkat juga dengan
pertimbangan di situ bisa memilih buah yang masih segar dan agak murah.
Malam itu selepas suaminya kerja, jam menunjukkan pukul 20.00. Belum
terlalu larut memang.
Keduanya berboncengan naik sepeda motor, sekalian ingin mencari angin.
Setelah memilih-milih buah rambutan keduanya bermaksud segera pulang.
Tanpa terasa hujan mulai turun rintik-rintik. Sementara keduanya tidak
membawa mantel. Karena takut kehujanan dan masuk angin, akhirnya memilih
tempat untuk berteduh.
Sampai gerimis berhentik waktu tak terasa telah mendekati tengah malam.
Ketika dilirik jarum kecil jam tangannya menunjuk angka 12 (tengah
malam, red) kurang dikit. Karena takut terlalu lama di jalan, akhirnya
diputuskan untuk tetap melanjutkan perjalanan.
Tak terasa perjalanan mulai memasuki daerah perbatasan. Jalan nampak sepi dan lampu disekitar padam.
Di depan tampak ada truk yang mogok. Motor terus berjalan sampai hampir
mendekati truk yang mogok tepat di depan stasiun itu. Ketika hampir
mendekati kira-kira berjarak 1 meter, Lilis dan suaminya sempat tak
percaya menyaksikan rombongan orang yang berjalan menyeberang jalan
dengan bergandengan.
Jumlahnya ada puluhan. Anehnya, wajah mereka semuanya pucat pasi, tanpa
ekspresi. Kemunculan rombongan itu sampai-sampai membuat suaminya
meminggirkan laju motor agar tidak menabrak orang-orang tersebut.
Sambil terus jalan Lilis iseng-iseng menoleh ke belakang. Anehnya lagi,
rombongan orang tersebut tak nampak sama sekali. Dia coba tanyakan pada
suaminya, ternyata suaminya juga tidak melihatnya tampak di kaca spion.
Karena masih penasaran akhirnya Lilis minta kepada suaminya agar
menanyakan kejadian tadi pada seorang tukang becak yang kebetulan
mangkal di dekat stasiun. Ketika kemunculan manusia aneh itu ditanyakan,
jabawan yang didapat justru membuatnya terhenyak.
“Oh… rombongan orang-orang itu tho. Tidak perlu takut, mereka itu memang
sering muncul di dekat stasiun. Mereka itu memedi penunggu stasiun,
mungkin saja para korban kecelakaan KA yang meninggal beberapa tahun
lalu. Tidak usah dipikirkan, mereka tidak pernah mengganggu,” tutur
tukang becak itu.
Mak blek! Jantung Lilis nyari saja copot mendengar penuturan itu. Maklum
seumur-umurnya belum pernah menyaksikan penampakkan makhluk halus. Tahu
itu Lilis segera mengajak suaminya cepat-cepat melanjutkan perjalanan.
Tak terasa bulu kuduknya merinding.
Sampai di rumah ia masih belum percaya dengan pemandangan itu. Tapi kata
suaminya yang mengerti tentang ‘dunia lain’ ini mengatakan jika
rombongan yang dilihatnya tadi memang bukan manusia, melainkan makhluk
halus yang gentayangan. Hanya itu saja yang dikatakan suaminya.
Atas kejadian yang baru dialami, Lilis diam-diam mengaku bersyukur
karena baru tahu itu hantu setelah penampakkan itu tidak terlihat. Kalau
ngerti saat berpapasan mungkin saja dia sudah pingsan duluan.



Add



Facebook
[You must be registered and logged in to see this image.]
Kembali Ke Atas Go down
http://blank-on.yourme.net
 
Dipergoki Hantu Penunggu Stasiun
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Blank On Computer :: Beranda :: Cerita Horor-
Navigasi: