Blank On Computer
======Blank==On==Computer======

===========================
Selamat datang di Blank On Computer
===========================

=======================
Jangan lupa klik Pendaftaran ya
=======================

=========================================
Semua anggota baru masuk udah kami aktivkan akun nya .. Kalo ga bisa cek email silahkan buka 1 hari setelah pendaftaran .. =========================================


Terima kasih atas partisipasi kalian.. Moga Blank On Computer jadi Forum yg berguna bagi seluruh umat manusia ..


Blank On Computer Is Largest Forum Indonesia
 
IndeksPendaftaranLogin
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Online
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search

Share | 
 

 Arwah Penunggu Jalan Lingkar

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Ilmy Koncek
Administrator
 Administrator


Aquarius Jumlah posting : 130
Join date : 14.12.11
Age : 24
Lokasi : Padang, Sumatera Barat

PostSubyek: Arwah Penunggu Jalan Lingkar    Fri Jan 20 2012, 22:10

Angin malam berdesir menyebarkan hawa dingin yang sangat menyengat. Di
sana-sini masih terlihat sisa tetes- tetes air hujan membasahi daun
pepohonan di sepanjang jalan setapak itu.Sementara di balik gelapnya
malam, samar terdengar suara burung-burung malam mengalunkan nada sendu
yang mampu mendirikan bulu roma yang mendengarnya.
Sesosok tubuh hitam, tampak berjalan tertatih-tatih.Ia mencoba menembus
gelapnya malam. tangan kirinya tampak menjinjing sebuah bungkusan kecil,
sedangkan tangan kanannya memegang sebuah senter kecil yang sudah
redup. Ia terus berjalan tanpa menghiraukan dinginnya malam.
Nyanyian burung malam terdengar makin memilukan, menambah seramnya
suasana malam itu. Sosok tubuh hitam itu ternyata Sarwono yang sedang
dalam pejalanan pulang setelah selesai memberikan pengajian di sebuah
desa di luar kota. Karena pada musim hujan jalan yang dilalui selalu
becek dan licin, terpaksa sepeda motornya ditipkan pada seorang
kenalannya di pinggiran kota.Sedangkan dia cukup berjalan kaki menuju
desa yang menjadi tujuannya.
Tak terasa, perjalanannya telah dua pertiga terlampaui. Rumah kenalannya
sudah tidak jauh lagi. Dan Sarwono mempercepat langkahnya. Tiba-tiba
disebuah tikungan,tidak jauh dari sebuah kuburan perkampungan, Sarwono
melihat bayangan seorang wanita berjalan tepat di depannya.
Sekejap, Sarwono merasa bergidik. Hatinya bertanya-tanya, darimana
munculnya perempuan yang berjalan di depannya itu ? Ia yakin, tempat itu
jauh dari rumah penduduk. sehingga mengherankan, apabila malam-malam
yang gelap dan menakutkan itu, masih ada seorang wanita berkeliaran
seorang diri di tempat yang sangat sunyi.
Namun pertanyaaan dan rasa heran itu berangsur-angsur lenyap, manakala
Sarwono makin dekat dengan wanita di depannya. Secara samar, tercium bau
harum menerpa hidungnya yang kembang kempis mencari dari mana sumber
aroma harum itu.
Semakin dekat jarak Sarwono dengan wanita yang ada di depannya, semakin
menyengat aroma harum mewangi itu menerpa penciumannya. Sarwono tau
sekarang, wanita di depannya itulah yang menyebarkan aroma wangi. Hal
itu membuat Sarwono semakin penasaran untuk mengenali wanita itu.
Sarwono semakin penasaran. Kurang dari satu meter jarak Sarwono dengan
perempuan itu, tiba-tiba wanita itu menoleh dan tersenyum manis sekali.
Sarwono jadi salah tingkah. Sebagai seorang laki-laki yang belum pernah
berpacaran di beri senyuman seorang gadis, menyebabkan hatinya melambung
jauh. Demikian yang terjadi dengan Sarwono. Tanpa di komando, dia
segera mendekati.
Sarwono akhirnya bisa berkenalan dengan wanita itu. Entah karena apa,
Sarwono tidak keberatan sewaktu diajak singgah ke rumah wanita yang baru
di kenalnya itu. Ialupa pada prasangka yang muncul, sewaktu wanita itu
tiba-tiba nampak di depannya. Ia lupa bahwa saat itu ia ada di tepi
jalanan sepi yang jauh dari rumah penduduk.
Saat itu, yang di ingat Sarwono hanyalah bisa berkenalan dengan gadis
ayu yang sangat menyenangkan. Tiba di rumah sang gadis, langsung saja
Sarwono dipersilahkan duduk. Rumah gadis itu sangat luas, dengan
berbagai tanman yang tumbuh di sekitar rumah. Belum sempat Sarwono
mengamati rumah gadis itu, tiba-tiba lampu di rumah gadis itu mendadak
padam.
Sampailah suatu saat gadis itu beranjak dari tempat duduknya, kemudian
melangkah masuk ke dalam kamar. Tidak berapa lama, gadis itu muncul
kembali bersamaan dengan tersebarnya aroma kembang kuburan dan bau amis
darah. Sarwono kaget bukan kepalang. Gadis itu sekarang berdiri,
membelakanginya. Sarwono mendekat kemudian menanyakan apa yang terjadi.
“Kamu jangan menyesal bertanya seperti itu,” suara gadis itu terdengar
sangat memelas. Tiba-tiba dia membalikan badannya, dan hampir saja
Sarwono pingsan di buatnya. Gadis ayu yang baru dikenalnya itu, telah
berubah menjadi sosok wanita yang sangat mengerikan. Kepalanya penuh
luka. dan dari luka-lukanya itu, tampak darah segar menetes . Mengerikan
dan menjijikan Sarwono di antara sisa keberaniannya.
“Dari jalan lingkar di luar kota. Sebulan yang lalu, aku tertabrak
sebuah truk yang melaju kencang . Aku sakit! Sakit!… Sakit!,” Dan gadis
itu berteriak. Diakhir teriakannya, sayup -sayup terdengar suara tangis
yang sangat menyayat hati. Bersamaan dengan itu, suasana berubah menjadi
gelap pekat . Aroma kembang kuburan semakin kuat menyengat hidung
Sarwono.
Untunglah Sarwono bukan tipe laki-laki penakut yang mudah jantungan.
Hatinya cukup tabah. Karena pada dasarnya, Sarwono seorang guru ngaji,
peristiwa yang menakutkan itu tidak menbuatnya kehilangan akal. Setelah
menyadari apa yang terjadi, tahulah ia telah mendapatkan dirinya di
tengah-tengah kuburan. Di hadapannya terdapat gundukan makam yang masih
baru. Sarwono bukannya takut, ia malah berdoa supaya arwah gadis yang
dikenalnya tadi dijauhkan dari siksa kubur.



Add



Facebook
[You must be registered and logged in to see this image.]
Kembali Ke Atas Go down
http://blank-on.yourme.net
 
Arwah Penunggu Jalan Lingkar
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Blank On Computer :: Beranda :: Cerita Horor-
Navigasi: