Blank On Computer
======Blank==On==Computer======

===========================
Selamat datang di Blank On Computer
===========================

=======================
Jangan lupa klik Pendaftaran ya
=======================

=========================================
Semua anggota baru masuk udah kami aktivkan akun nya .. Kalo ga bisa cek email silahkan buka 1 hari setelah pendaftaran .. =========================================


Terima kasih atas partisipasi kalian.. Moga Blank On Computer jadi Forum yg berguna bagi seluruh umat manusia ..


Blank On Computer Is Largest Forum Indonesia
 
IndeksPendaftaranLogin
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Online
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search

Share | 
 

 Akibat Dendam Demit Penunggu Pekarangan

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Ilmy Koncek
Administrator
 Administrator


Aquarius Jumlah posting : 130
Join date : 14.12.11
Age : 24
Lokasi : Padang, Sumatera Barat

PostSubyek: Akibat Dendam Demit Penunggu Pekarangan    Fri Jan 20 2012, 22:07

Kejadian ini dialami keluarga Rohman (31) warga Sampangan Semarang.
Gara-gara membuang air panas sembarangan anak Rohman tertimpa bencana.
Begitu air seember dibuang ke pekarangan belakang rumah, mendadak anak
laki satu-satunya yang masih berumur 5 tahun menjerit-jerit kelojotan.
Rohman menyaksikan keganjilan itu tidak habis pikir. Dedy, anak
laki-lakinya itu meronta-ronta kepanasan. Padahal, sedikit pun tidak
terlihat bekas luka mendera di tubuhnya. Dari sore hingga esok harinya,
tangisnya tidak pernah berhenti. Tentu bikin kelimpungan Rohman dan
istrinya. Berbagai bujuk rayu dilakukan, tapi semuanya seperti sia-sia.
Bahkan, pagi itu kondisi Dedy makin mememburuk.
Kejadian ini dialami, sore itu ketika saat magrib tiba, Rohman membuang
air panas bekas rebusan jagung di belakang rumahnya. Usai membuang di
pekarangan yang tidak dirawat hingga tumbuh semak-semak liar itu, ia pun
berangkat ke masjid yang berada tidak jauh dari rumahnya. Magrib itu
Rohman melakukan salat berjamaah.
Namun, begitu dia turun dari masjid beberapa tetangga menjemputnya. Dia
mendapatkan berita tidak baik. Anaknya tanpa sebab yang pasti tiba-tiba
meronta tidak karuan. Persis seperti cacing yang kepanasan.
“Aduh..panas…panaaassssssss…,” teriak anaknya itu. mendapat penderitaan
si anak, ia lantas memanggil beberapa keluarganya untuk ikut
menentramkan Dedy.
Tapi, lagi-lagi upaya yang ditempuh tidak membuahkan hasil. Sampai pagi
hari segala upaya untuk menenangkan Dedy tidak ada hasil. Baru siang
harinya ada kerabat yang mengusulkan agar dicarikan pengobatan
alternatif ke orang pintar. Melihat kejadiannya yang tanpa sebab,
keluarga Rohman percaya jika penyakit Dedy tidak wajar.
Dugaan itu ternyata benar. Paranormal yang didatangi Rohman mengatakan,
jika anak balitanya mendapat penyakit akibat amarah dedemit. Konon, saat
Rohman membuang air panas di semak-semak belakang rumah, ada makhluk
halus yang sedang bermain-main. Akibatnya, sekujur tubuh dedemit melepuh
dan kelojotan tidak karuan. Sama persis seperti yang dialami Dedy.
Sakit akibat pembalasan si demit ternyata tidak juga dilepas, sebelum
Rohman menyadari kekhilafannya dan meminta maaf pada lelembut yang
tinggal di belakang rumahnya itu. “Iya Ki… saya memang salah. Air panas
itu seharusnya saya buang ke kamar mandi. Bukan di tempat sembarangan.
Saya sanggup meminta maaf,” ujar Rohman mengakui kesalahannya pada orang
pintar itu.
Meski Rohman bersedia meminta maaf tapi pernyataan dia tidak cuma
diungkapkan lewat batin dan kata-kata. Berdasarkan hasil interaksi orang
pinter dan si demit, ungkapan minta maaf itu harus dibarengi dengan
pemberian sesaji yang diletakan di belakang rumahnya. Oleh si Mbah Dukun
itu diputuskan sesaji yang diminta demit akan diberikan asalkan tidak
berupa tumbal nyawa manusia.
Sesuai dengan permintaan yang diminta, Rohman menyediakan sesaji berupa
kembang telon, bakaran menyan, telur ayam kampung, dan umbarambe
lainnya. Ternyata benar, setelah seluruh prosesi permintaan maaf sudah
dipenuhi, tidak lebih 5 menit penyakit yang diderita Dedy tiba-tiba
hilang dengan sendirinya.
Selebihnya Rohman kepada demit minta agar tidak menggunakan perkarangan
sebagai tempat tinggal. Untung saja si demit cukup baik hati, di dengan
serta merta mau meninggalkan pekarangan rumah Rohman asalkan, semak
belukar yang tumbuh liar di pekarangan itu dibersihkan. Kata si demit,
tempat yang tidak terawat dan banyak semak belukar cukup menggiurkan
dirinya untuk mendiaminya.
Sadar dengan kesalahan yang nyaris membuat celaka anak semata wayangnya,
ingatan Rohman ketika itu langsung tertuju pada petuah-petuah yang
pernah dia terima dari orang tua dulu. Kakek dan nenek Rohman dulu,
selalu mengingatkan jangan sembarang membuang sesuatu pada saat magrib.
Kabarnya pada waktu menjelang malam itu, para dedemit pada keluar dari
sarangnya untuk mencari makan.
Nah, sepertinya si demit penunggu pekarangan belakang rumah Rohman
bermaksud keluar sarang untuk mencari makan. Sialnya, bukan makanan
empuk yang bisa dia santap, melainkan air panas yang mengguyur sekujur
tubuhnya yang mungil. Karena merasa kepanasan dan bercampur jengkel, dia
murka dengan langsung menurunkan kutukan pada anak Rohman.



Add



Facebook
[You must be registered and logged in to see this image.]
Kembali Ke Atas Go down
http://blank-on.yourme.net
 
Akibat Dendam Demit Penunggu Pekarangan
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Blank On Computer :: Beranda :: Cerita Horor-
Navigasi: